Pembesar Penis

3 Faktor-Faktor Pendukung Terjadinya Ereksi Pada Penis

3 Faktor-Faktor Pendukung Terjadinya Ereksi Pada Penis

3 Faktor-Faktor Pendukung Terjadinya Ereksi Pada Penis

3 Faktor-Faktor Pendukung Terjadinya Ereksi Pada Penis

3 Faktor-Faktor Pendukung Terjadinya Ereksi Pada Penis. Organ-organ seks yang mendukung mekanisme terjadinya ereksi adalah organ-organ utama yang sangat penting. Bila organ-organ tersebut rusak, ereksi penis tidak akan terjadi. Untuk mendapatkan ereksi yang normal dan keras dibutuhkan berbagai faktor, yakni inilah 3 Faktor-Faktor Pendukung Terjadinya Ereksi Pada Penis pria:

1. Faktor psikogen,
2. Faktor kesehatan fisik, dan
3. Faktor situasional.

Ketiga faktor di atas sangat menentukan dalam tercapai/tidaknya ereksi yang maksimal. Walaupun mendapatkan rangsangan seks yang intens atau banyak, tetapi bila kondisi jiwa tidak tenang dan kondisi fisik tidak normal, maka ereksi yang keras juga sulit dicapai. Itulah sebabnya mengapa banyak pria yang bertanya-tanya mengapa ereksinya tidak keras walaupun sudah bercumbu lama dan mereka sangat bergairah pada pasangan. Penyebabnya tentu saja adalah karena tidak terpenuhinya satu atau dua faktor di atas sehingga ereksi pun kurang maksimal.

Pada pria yang masih muda, kondisi kejiwaan memiliki peran yang lebih besar dalam mempengaruhi keras/ tidak ereksi. Walaupun fisik lelah, tapi bila hasrat besar maka ereksi yang keras akan mudah dicapai. Hal ini karena kondisi fisik mereka masih kuat dan sehat. Kelelahan tidak jadi masalah asalkan gairah seksual tinggi. Tetapi terkadang pria muda juga gagal mencapai ereksi ketika jiwa mereka dalam keadaan guncang, misalnya karena takut terkenapenyakit kelamin, takut pasangan hamil, atau kurang suka pada pasangan.

Sebaliknya, pada pria tua kondisi kejiwaan dan kesehatan fisik sama-sama berperan penting. Jiwa harus tenang dan fisik juga harus normal dan segar agar ereksi bisa maksimal. Jika fisik sedikit lelah, maka proses ereksi pun tidak bisa maksimal. Kadang-kadang, pasien sering tidak menyadari kondisi fisiknya yang sedang lelah, terutama pada orang yang sudah berusia di atas 60 tahunan namun masih suka bekerja keras. Ia sering berpikir kalau setelah ia bekerja keras dan perasaannya senang, maka proses hubungan seksual pun akan lancar. Tapi setelah dicoba ternyata ereksinya tidak bisa keras. Kemudian, akan timbul pertanyaan di dalam pikiran, “Perasaannya tenang dan badan sehat, lalu kenapa tidak bisa ereksi?”

Dalam hal ini, si pasien tidak menyadari bahwa fisiknya telah lelah setelah seharian bekerja keras. Ia lupa atau tidak menyadari kelelahan fisiknya sendiri karena terlalu asyik bekerja. Akibatnya, pikirannya menjadi bingung, dan bila pikiran sudah dikuasai oleh kebingungan dan perasaan khawatir, maka proses ereksi malah akan makin sulit dan akhirnya terjadi disfungsi ereksi. Herannya, bila perasaannya kembali tenang dan si pria yakin bahwa ereksinya akan normal lagi, maka proses ereksi akan kembali berjalan dengan normal walaupun kurang maksimal.

Dalam keadaan seperti ini, dokter perlu lebih teliti lagi dalam memeriksa semua kondisi dan aktivitas si pasien sehingga penyebab ketidakmampuan berereksi bisa ditetapkan secara tepat. Kadang-kadang, ketiga faktor di atas bisa saja sama-sama mempengaruhi sehingga agak sulit untuk menentukan faktor mana yang lebih dominan. Untuk itulah, diperlukan pemeriksaan yang lebih teliti terhadap ketiga faktor di atas untuk menghasilkan diagnosis dan tipe pe-nanganan yang tepat.

Baca juga: Obat Pembesar Penis Permanen Alami Paling Ampuh

3 Faktor-Faktor Pendukung Terjadinya Ereksi Pada Penis. Post by: priasehat | 4.5

Categories: Serba-serbi Ereksi