Pembesar Penis

Ereksi Sangat Lemah Saat Aktivitas Seksual Suami Istri

Ereksi Sangat Lemah Saat Aktivitas Seksual Suami Istri

Ereksi Sangat Lemah Saat Aktivitas Seksual Suami Istri

Ereksi Sangat Lemah Saat Aktivitas Seksual Suami Istri

Ereksi Sangat Lemah Saat Aktivitas Seksual Suami Istri. Setelah menikah, suami-istri berhak untuk tidur bersama dan melakukan aktivitas seksual bersama-sama (sanggama). Saat bercumbu, misalnya ketika berciuman dan saling meraba, biasanya penis sudah ereksi cukup keras. Ereksi itu akan tetap berlangsung selama keduanya bercumbu. Aktivitas bercumbu atau pemanasan ini bisa berlangsung singkat, misalnya selama lima menit lalu dilanjutkan dengan penetrasi penis ke vagina. Paling lama, biasanya aktivitas seksual suami-istri ini berlangsung selama 30 menit hingga 40 menit.

Ereksi penis akan terus berlanjut dan biasanya sesudah sekitar 3 menit, tingkat kekerasan ereksi akan turun sedikit untuk pergantian aliran darah ke dan dari dalam penis tetapi dalam waktu singkat akan kembali keras. Sesudah aktivitas pemanasan, penis selanjutnya dimasukkan ke lubang vagina pasangan. Untuk itu, penis harus dalam keadaan ereksi, keras, dan kaku sehingga mampu menembus lubang vagina. Pada malam-malam pertama pernikahan, vagina biasanya masih sempit atau masih kaku. Untuk itu, diperlukan ereksi penis yang benar-benar keras agar mampu menjebolnya.

Sesudah itu, penis akan ditarik dan didorong maju-mundur berulang-ulang sampai terjadi ejakulasi. Biasanya, aktivitas menarik dan mendorong batang penis ke lubang vagina ini berlangsung sekitar 5 menit, tetapi ada pula pria yang kuat melakukannya selama 30 menit atau lebih. Hal ini memerlukan kekuatan ereksi yang luar biasa untuk bisa menahannya cukup lama. Aktivitas ini diakhiri ketika pris mencapai orgasme dan menyemprotkan cairan sperma. Segera sesudah terjadi ejakulasi, penis akan semakin lembek dan kembali kepada fase istirahat. Oleh karena itu, menjelang koitus (sanggama) dibutuhkan keyakinan diri dari pihak pria bahwa ereksinya akan tetap keras sampai koitus selesai.

Pada saat melakukan hubungan seks, dibutuhkan pula kualitas ereksi yang keras untuk bisa menembus vagina. Selanjutnya, pria harus bisa mempertahankan ereksinya sampai terjadi ejakulasi. Setelah ejakulasi, berarti proses persanggamaan telah lengkap. Bila fase-fase tersebut bisa dilalui dengan ereksi penis yang keras, maka baik pihak suami maupun istri akan sama-sama merasa puas. Suami dan istri juga harus yakin kalau suami bisa benar-benar berereksi normal.

Perasaan puas dan yakin bahwa dirinya normal akan membuat ereksi penis tetap normal untuk hubungan-hubungan seks yang selanjutnya. Tetapi, Ereksi Sangat Lemah Saat Aktivitas Seksual Suami Istri bila terjadi penurunan ereksi pada saat bercumbu, baik pada saat penetrasi ataupun pada saat melakukan koitus, maka koitus tidak akan berjalan dengan maksimal. Bila hal ini terjadi, dan suami tidak banyak memiliki informasi yang benar, maka ia bisa merasa kecewa dan benar-benar malu. Demikian juga sang istri akan kecewa. Tanpa ereksi yang keras dan kaku, aktivitas seks apa pun tidak akan bisa dilakukan.

Baca juga: Viagra Asli Usa Original Pfizer 100Mg

Ereksi Sangat Lemah Saat Aktivitas Seksual Suami Istri. Post by: priasehat | 4.5

Categories: Serba-serbi Ereksi